Senin, 27 April 2015

JUAL MEJA KURSI SEKOLAH KAYU JATI DAN DAMARAN


JUAL MEJA KURSI SEKOLAH KAYU JATI dan DAMARAN 

CV. BERKAH NUSANTARA JAYA
HP. 0813-1443-8491
FOKUS USAHA PRODUSEN MEJA KURSI SEKOLAH BAHAN KAYU
 

MEJA KURSI SEKOLAH KAYU JATI
LOKASI PABRIK
Komitmen dengan Quality, Cost dan Delivery

Silahkan Hubungi Kami.

Nama           : Umar Dani, 
HP/WA        :  081314438491.
Email           : Umardanirs@gmail.com.
Alamat         : Perum Vila Bogor Indah Blok C3 no 2, Keluarahan Ciparigi, Kec Bogor Utara. Dekat Ciluar / Brimob Kedung halang


Jual meja dan kursi sekolah SD, SMP, SMA, meja guru 1/2 biro dan 1 biro,  meja single dan meja double.



Ukuran Meja single : 60 x 55x 75cm
Ukuran Meja double : 120 x 50 x 72cm
Ukuran Meja guru 1/2 biro : 110 x 60 x 75 cm
Ukuran Meja guru 1 biro : 140 x 65 x 75 cm

Meja kursi single bahan kayu jati Rp 400 ribu/set
Meja kursi single bahan kayu Damaran Rp 350 ribu/set
Meja kursi single kayu mahoni Rp 350 ribu/set

Meja kursi double bahan kayu jati Rp 650 ribu/set
Meja kursi double bahan kayu Damaran Rp. 600 ribu/set.
Meja kursi double bahan kayu Mahoni Rp 600 ribu/set

Meja dan kursi guru 1/2 biro kayu jati Rp 1,2jt /set
Meja dan kursi guru 1/2 biro kayu Akasia  Rp 1 jt / set.

Meja dan kursi guru 1 biro kayu jati : Rp 1,9jt / set

Loker 10 pintu, bahan kayu jati Rp 2,95jt/set   ukuran 100 x 40 x 200cm
Loker 16 pintu bahan kayu akasia Rp 3,5jt/set.  ukuran 250 x 40 x 250cm.

Almari kelas 3 pintu kayu jati Rp 2,6jt/set. ukuran 150 x 40 x 150cm
MEJA KURSI SEKOLAH KAYU KERASAlmari kelas 3 pintu kayu akasia Rp 2,3jt/set,  ukuran 150x40x150cm
MEJA KURSI SEKOLAH KAYU KERAS
MEJA SISWA KAYU JATI MURAH
MEJA SISWA SINGLE

BAHAN KAYU JATI/AKASIA/MAHONI

MEJA KURSI SEKOLAH KAYU JATI MAHONI
LOKASI PABRIKASI LUAS



MEJA KURSI SEKOLAH BOGOR
LOKASI PABRIK LUAS

MEJA KURSI SEKOLAH KAYU JATI MAHONI AKASIA
BAHAN BAKU DI LOKASI PABRIK YANG LUAS

 BAHAN KAYU KERING





PENJELASAN:


STOK PRODUK
Meja Sekolah Single
Meja sekolah ukuran single maksudnya adalah 1 meja untuk 1 kursi. Ukuran panjang meja 60cm dan lebar 50cm,  tinggi 72 cm


 
Meja Sekolah Double
Meja sekolah ukuran double maksudnya adalah 1 meja untuk 2 kursi. Ukuran panjang meja 120cm dan lebar 50cm, tinggi 72 cm.


Meja Guru 1/2 Biro.
Meja guru model ini adalah meja guru model standard. Ada biro atau almari di sebelah kanan untuk penyimpanan buku atau file.

Meja Guru 1 Biro.
Meja guru model ini adalah meja guru model ada biro atau almari di sebelah kanan dan kiri untuk penyimpanan buku atau file.


 
jual meja kursi sekolah kayu jati Bandung
MEJA SINGLE KAYU JATI


JUAL MEJA KURSI SEKOLAH KAYU AKASIA
ORDER PER RUANG KELAS

MEJA KURSI SEKOLAH MURAH
SETTING DI RUANG KELAS

JUAL MEJA GURU KAYU JATI MURAH
MEJA GURU SETENGAH BIRO

JUAL MEJA KURSI SEKOLAH MURAH
UMARDANI  IN CLASS

MEJA KURSI SEKOLAH BANDUNG

BOS MEJA KURSI SEKOLAH KAYU JATI
HAPPY FAMILY


Meja sekolah kayu jati murah
ALMARI  KEPALA SEKOLAH

jual meja kursi sekolah murah kayu jati
UMAR DANI




Transfer knowladge, 

Perbandingan kayu dan baja ringan
Secara sederhana dalam konteks lingkungan, dampak dan proses reduksinya bisa dibandingkan sebagai berikut:
KayuBaja Ringan
Tidak mengalami perubahan dan dapat dikembalikan kepada alam (tereduksi cepat)Terdegradasi secara biologis (Recyclable)Mengalami perubahan dan proses reduksinya lama  Terdegradasi secara fisik
(Non-recyclable)
Tidak mencemari lingkunganLimbah B3 berpotensi Mencemari lingkungan.
Tersedia di lokasi, ketersediaannya memadai jika regulasi pembalakan dilaksanakan dengan baikHarus mendatangkan dari luar, proses produksinya melalui beberapa tahap.

Dari tabel ini bisa dilihat bagaimana kayu dan baja ringan memiliki beberapa kondisi yang sangat bertolak belakang dalam kriteria bahan bangunan ramah lingkungan. Kayu misalnya, berdasarkan kriteria bahan yang mudah tereduksi sehingga masa kembali terurai di alam, Kayu memiliki waktu yang sangat cepat tereduksi di bandingkan baja ringan. Dengan demikian kayu lebih ramah lingkungan di bandingkan dengan baja ringan.





PERBEDAAN KAYU JATI DAN KAYU AKASIA 
Meskipun secara kasat mata warna kayu jati dan kayu akasia (baca tentang Kayu Akasia) memiliki kemiripan yang cukup sulit dibedakan, tetapi bukan berarti antara kedua jenis kayu tersebut tidak bisa dibedakan kan? Sebab antara kayu jati dan kayu akasia pada dasarnya memang dua jenis kayu yang berbeda, jadi, pasti ada perbedaan mendasar pada kedua jenis kayu tersebut sehingga bisa diidentifikasi. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara kayu jati dan kayu akasia :
  • Warna kayu : meskipun antara kayu jati dan kayu akasia memiliki warna yang sama yakni berwarna coklat, tetapi sebenarnya warna kayu akasia sedikit lebih mencolok atau sedikit lebih gelap dari pada warna kayu jati. Apalagi jika kayu akasia ini sudah diproses menjadi papan dan dijemur atau dikeringkan, perbedaannya semakin terlihat. Dalam kondisi seperti ini, biasanya, warna bagian teras pada kayu akasa lebih coklat atau lebih gelap ketimbang warna bagian teras pada kayu jati, begitu juga warna pada bagian gubalnya, biasaya terlihat lebih putih dari pada bagian gubal pada kayu jati (baca pengertian teras dan gubal kayu). 
  • Berat kayu : dengan ukuran (panjang,lebar dan tebal) serta tingkat kekeringan yang sama, kayu akasia lebih berat dari pada kayu jati.
  • Pori-pori kayu : kayu jati memiliki pori-pori lebih lembut atau lebih kecil dari pada kayu akasia, sehingga  permukaan kayu pada kayu jati lebih terasa halus dari pada kayu akasia. 
  • Motif texture kayu jati lebih indah di banding kayu akasia.
  • Aroma atau bau kayu : kayu akasia memiliki aroma atau bau yang kurang sedap, bau kayu akasia hampir mirip dengan bau kencing alias berbau pesing, sedangkan kayu jati tidak.
  • Tingkat kekerasan kayu : meskipun sama-sama termasuk jenis kayu keras, tetapi kayu akasia memiliki tingkat kekerasan lebih besar dari pada kayu jati, sehingga kayu akasia mudah sekali pecah atau retak serta lebih mudah melengkung ketika berbentuk papan tipis, sedangkan tingkat kekerasan pada kayu jati lebih rendah sehingga kayu jati tidak mudah pecah dan melengkung walaupun dalam ukuran (ketebalan) yang tipis.
  • Tingkat keawetan kayu : tingkat keawetan kayu jati lebih baik dari pada kayu akasia sehingga kayu jati lebih tahan lama dari pada kayu akasia. Dalam kelas keawetan kayu, kayu jati termasuk jenis kayu kelas awet I sedangkan kayu akasia termasuk kayu kelas awet III. 
  • Harga kayu : Harga perkubik kayu jati jauh lebih mahal dari pada harga kayu akasia, sehingga barang yang terbuat dari kayu jati lebih mahal dari pada barang yang terbuat dari kayu akasia.
 Dengan benar-benar memahami perbedaan antara kayu jati dan kayu akasia, maka anda tidak akan mudah tertipu oleh ulah para pedagang yang tidak sportif ketika anda memutuskan untuk berbelanja atau membeli furniture kayu. Sebab banyak juga para penjual furniture yang bilangnya kepada calon pembeli kalau barang yang ia tawarkan terbuat dari kayu jati padahal sebenarnya tidak. Jelas saja harga jualnya akan lebih mahal dan yang pasti akan merugikan si pembeli barang tersebut.

PENYEBAB HARGA KAYU JATI MAHAL


Bila dibanding dengan jenis kayu pertukangan lainnyaharga kayu jati umumnya memang jauh lebih mahal. Sebenarnya, alasan mengapa harga kayu jati bisa jauh lebih mahal dari pada harga jenis kayu lainnya sangatlah sederhana. Banyak orang yang beranggapan bahwa alasan mengapa harga kayu jati menjadi mahal karena faktor masa tumbuhnya yang sangat lama. Alasan ini memang benar, tapi sebenarnya tidak hanya itu saja yang menyebabkan harga kayu jati menjadi sangat mahal, ada faktor lain yang juga berkonstribusi menjadikan harga kayu jati menjadi mahal, sebab faktanya, masih banyak jenis kayu pertukangan lainnya yang juga memiliki masa tumbuh yang sama lamanya, salah satunya adalah kayu sonokeling tapi harganya lebih murah dari pada kayu jati (dalam kondisi ukuran yang sama).


Jadi, selain masa tumbuh yang lama, ada faktor lain yang turut andil menjadi penyebab harga kayu jati menjadi mahal yakni faktor banyaknya permintaan. Dan banyaknya permintaan terhadap kayu jati sangat dipengaruhi oleh kualitas yang dimiliki kayu jati itu sendiri (yang meliputi tingkat kekuatan, keawetan, nilai dekoratif yang ada pada kayu dan kemudahan proses pengerjaanya). Dan kualitas ini merupakan kelebihan dari kayu jati, sebab hal ini tidak bisa dibandingkan dengan jenis kayu lainnya.



Soal kualitas, kualitas kayu jati memang dikenal sangat bagus bahkan tidak sedikit orang yang mengakuinya dan menyebut kalau kualitas kayu jati adalah nomer wahid, jauh di atas kualitas jenis kayu lainnya. 



Tingkat kekuatan : kayu jati terbukti sangat kuat dan juga tahan terhadap pengaruh cuaca seperti panas dan hujan. Hal ini membuat kayu jati selalu menjadi pilihan utama bagi industri-industri permebelan untuk memproduksi berbagai jenis furniture garden yang penempatannya di luar ruangan dan bersentuhan langsung dengan tanah.



Tingkat keawetan : tingkat keawetan kayu jati sudah diakui oleh banyak orang kalau tingkat keawetannya sangatlah bagus. Kayu ini tidak mudah lapuk diserang oleh rayap atau serangga perusak kayu lainnya. Selain itu, kayu jati juga tidak mudah lapuk walaupun di tempatkan pada tempat yang lembab meski tanpa diawetkan terlebih dahulu ( awet alami ). Tingkat keawetan seperti ini sangat sulit ditemukan pada jenis kayu lainnya. 



Nilai dekoratif : kayu jati memiliki nilai dekoratif yang sangat tinggi, tidak bisa dibandingkan dengan kayu lainnya. Oleh sebab itu, kayu jati selalu menjadi pilihan utama untuk memproduksi jenis produk yang berkualitas baik.



Kemudahan proses pengerjaannya : kayu jati merupakan jenis kayu pertukangan yang sangat mudah dikerjakan. Kebanyakan para pekerja atau tukang lebih suka mengerjakan kayu jati dari pada mengerjakan jenis kayu pertukangan lainnya seperti akasia ataupun kayu merbau. Mereka bilang kayu jati lebih renyah.



Dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya tersebut, kayu jati selalu menjadi primadona di pasar komoditas dan selalu berada diurutan teratas dalam daftar buruan industri-industri perkayuan dan permebelan. Hal ini berdampak pada tidak seimbangnya antara permintaan dari industri-industri perkayuan dan permebelan dengan persedian atau stok kayu jati itu sendiri di hutan, atau dengan kata lain terjadi kelangkaan ( untuk kayu jati dengan umur dan besar tertentu ). Penyebabnya adalah itu tadi, kayu jati membutuhkan waktu lama untuk tumbuh. Dan di sini hukum pasar yang menyebutkan permintaan yang tinggi akan menyebabkan harga barang menjadi naik atau mahal akan berlaku. Jadi semakin banyak permintaannya maka harga kayu tersebut ( harga kayu jati ) akan semakin mahal.